9:00 - 16:00 WIB
Senin - Sabtu
Pemerintah terus memperluas akses pendidikan berkualitas melalui pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Program yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini diharapkan menjadi solusi untuk menambah jumlah sekolah unggulan yang hingga kini dinilai masih terbatas di berbagai daerah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang dimiliki pemerintah, jumlah sekolah unggul di Indonesia masih belum memadai. Karena itu, kehadiran SNT diharapkan mampu menjadi pusat pendidikan berkualitas di setiap kabupaten.
Menurut Mu’ti, Sekolah Nasional Terintegrasi dirancang sebagai sekolah jenjang SMP dan SMA yang diperuntukkan bagi peserta didik berprestasi. Berbeda dengan sekolah berasrama, SNT menerapkan sistem pembelajaran reguler tanpa boarding school, namun tetap mengedepankan pengembangan akademik dan karakter secara terpadu.
Pemerintah juga menargetkan lulusan SNT memiliki kompetensi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Penguatan pembelajaran difokuskan pada bidang STEAMS (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, and Society), kepemimpinan, kewirausahaan, hingga berbagai keterampilan abad ke-21 yang dibutuhkan di masa depan.
Salah satu keunggulan yang menjadi ciri khas Sekolah Nasional Terintegrasi adalah perhatian terhadap pengembangan olahraga. Pemerintah menyiapkan sarana dan prasarana olahraga yang terintegrasi sebagai bagian dari proses pembinaan bakat siswa, sehingga aspek akademik dan nonakademik dapat berkembang secara seimbang.
Meski menawarkan berbagai fasilitas unggulan, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa Sekolah Nasional Terintegrasi tetap merupakan sekolah dengan standar nasional, bukan sekolah berstandar internasional. Program ini diharapkan menjadi model pendidikan berkualitas yang dapat memperluas pemerataan layanan pendidikan unggul di berbagai wilayah Indonesia sekaligus menjadi rujukan bagi sekolah-sekolah lain di sekitarnya.
Sumber: Kompas.cpm
PT. Indonesia Emas Group (IEG) adalah perusahaan holding yang bergerak dalam bidang pendidikan dan industri kreatif, IEG memiliki beragam bisnis yang saling mendukung meliputi penerbitan dan percetakan, pengadaan alat tulis kantor (ATK), distribusi buku fisik dan digital, serta pengadaan alat peraga pendidikan. Perusahaan ini juga bergerak dalam layanan konsultan pendidikan, serta menyediakan kursus dan pelatihan untuk mendukung pengembangan kompetensi dan keterampilan sumber daya manusia (SDM) di berbagai instansi.
Selengkapnya