Kesempatan menjadi bagian dari Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) tahun ajaran 2026/2027 masih terbuka, namun masa pendaftaran segera berakhir. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengimbau calon peserta didik untuk segera melengkapi persyaratan dan melakukan pendaftaran sebelum batas waktu yang ditentukan.

Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, Pendidikan Nonformal, dan Informal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, menyampaikan bahwa pendaftaran SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi ditutup pada 27 Juli 2026. Seluruh proses dilakukan secara daring melalui portal resmi SNT, sehingga calon murid dapat mendaftar dari daerah masing-masing.

Pada tahun perdana pelaksanaannya, Sekolah Nasional Terintegrasi hadir di 17 wilayah yang tersebar di berbagai provinsi, antara lain Kabupaten Bogor, Cianjur, Banyumas, Jepara, Gowa, Kupang, Kota Tarakan, Kota Subulussalam, Kabupaten Donggala, hingga Ibu Kota Nusantara (IKN). Program ini diprioritaskan bagi calon murid yang berdomisili di wilayah yang sama dengan lokasi sekolah, meskipun peserta berprestasi dari daerah sekitar tetap dapat mengikuti seleksi sesuai kuota yang tersedia.

Berbeda dengan sekolah berasrama milik pemerintah lainnya, Sekolah Nasional Terintegrasi memberikan layanan pendidikan gratis tanpa sistem boarding school. Program ini ditujukan bagi peserta didik berprestasi dengan harapan mampu memperluas akses terhadap pendidikan bermutu di berbagai daerah.

Proses seleksi dilakukan melalui dua tahapan, yakni verifikasi administrasi dan Tes Skolastik. Tes tersebut dirancang untuk mengukur kemampuan penalaran verbal, numerik, logika, serta kemampuan memecahkan masalah sebagai dasar penilaian calon peserta didik.

Kemendikdasmen juga mengingatkan para pendaftar untuk menyiapkan seluruh dokumen yang dipersyaratkan, seperti kartu keluarga, akta kelahiran, NISN, ijazah atau surat keterangan lulus, rapor lima semester terakhir, sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA), identitas orang tua, pasfoto, hingga surat pernyataan orang tua atau wali. Sertifikat prestasi akademik maupun nonakademik, serta dokumen afirmasi ekonomi juga dapat dilampirkan apabila dimiliki.

Setelah masa pendaftaran berakhir, proses seleksi akan berlangsung pada 27–31 Juli 2026, dilanjutkan dengan pengumuman hasil seleksi pada 3 Agustus 2026. Peserta yang dinyatakan lolos diwajibkan melakukan daftar ulang pada 4–7 Agustus 2026 sebelum resmi menjadi siswa angkatan pertama Sekolah Nasional Terintegrasi.

 

 

Sumber: Kompas.com

Post a comment

Your email address will not be published.

Related Posts