9:00 - 16:00 WIB
Senin - Sabtu
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan pemerintah yang mendapat perhatian positif dari masyarakat. Berdasarkan hasil survei Media Survei Nasional (Median), MBG menempati posisi teratas sebagai program pemerintah yang paling disukai publik.
Direktur Eksekutif Median Rico Marbun mengatakan, survei tersebut dilakukan di 38 provinsi dengan melibatkan 1.212 responden yang memiliki hak pilih. Pengumpulan data berlangsung pada 21 Juli hingga 2 Agustus 2026 melalui wawancara tatap muka.
Survei tersebut memiliki margin of error sekitar 2,76 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Dari sejumlah program pemerintah yang ditanyakan kepada responden, MBG menjadi pilihan terbanyak dengan angka 38,4 persen. Program Sekolah Rakyat berada di posisi kedua dengan 15,7 persen, sementara bantuan sosial atau BLT memperoleh 6,3 persen.
Meski menjadi program yang paling banyak disukai, hasil survei juga menunjukkan adanya perbedaan pandangan masyarakat mengenai keberlanjutan MBG. Sebanyak 36,1 persen responden berharap program tersebut tetap dilanjutkan oleh pemerintah.
Di sisi lain, 34,2 persen responden menginginkan agar pelaksanaan MBG dihentikan sementara untuk dilakukan perbaikan sebelum kembali dilanjutkan.
Temuan Median juga memperlihatkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sebanyak 56,2 persen responden menyatakan puas, sedangkan 36 persen menyatakan tidak puas terhadap kinerja pemerintahan.
Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa MBG masih memiliki tingkat penerimaan yang cukup kuat di tengah masyarakat. Namun, besarnya dukungan terhadap perbaikan program juga menjadi gambaran bahwa publik tidak hanya menilai keberadaan program, tetapi turut memperhatikan bagaimana pelaksanaannya dapat ditingkatkan.
Sumber: Kompas.com
PT. Indonesia Emas Group (IEG) adalah perusahaan holding yang bergerak dalam bidang pendidikan dan industri kreatif, IEG memiliki beragam bisnis yang saling mendukung meliputi penerbitan dan percetakan, pengadaan alat tulis kantor (ATK), distribusi buku fisik dan digital, serta pengadaan alat peraga pendidikan. Perusahaan ini juga bergerak dalam layanan konsultan pendidikan, serta menyediakan kursus dan pelatihan untuk mendukung pengembangan kompetensi dan keterampilan sumber daya manusia (SDM) di berbagai instansi.
Selengkapnya