9:00 - 16:00 WIB
Senin - Sabtu
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani meminta pemerintah segera mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan yang rusak akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, percepatan rehabilitasi sekolah harus tetap mengutamakan keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik agar proses belajar dapat kembali berlangsung dengan aman.
Sebagai langkah awal penanganan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan bantuan berupa 50 tenda ruang kelas darurat yang akan didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak. Selain tenda, pemerintah juga mengirim ribuan paket perlengkapan keluarga dan perlengkapan sekolah untuk mendukung kebutuhan warga sekolah selama masa tanggap darurat.
Lalu menegaskan pemerintah pusat dan daerah perlu segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap kondisi sekolah yang terdampak guna menentukan prioritas penanganan. Ia mengingatkan agar bangunan sekolah yang belum dinyatakan aman tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar demi menghindari risiko bagi siswa maupun guru.
Selama proses perbaikan berlangsung, pemerintah juga didorong menyediakan ruang belajar sementara agar aktivitas pendidikan tidak terhenti. Menurutnya, pemulihan sektor pendidikan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga hak peserta didik untuk tetap memperoleh layanan pendidikan.
Dalam jangka panjang, DPR meminta pembangunan kembali sekolah yang rusak tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga menerapkan standar konstruksi tahan gempa. Selain itu, penguatan mitigasi bencana di lingkungan sekolah dinilai penting melalui penyediaan jalur evakuasi, simulasi kebencanaan secara berkala, serta peningkatan kesiapsiagaan guru dan peserta didik.
Melalui percepatan rehabilitasi sekolah dan penguatan sistem mitigasi bencana, pemerintah diharapkan mampu memastikan proses pendidikan di wilayah terdampak dapat pulih dengan cepat sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
Sumber: Kompas.com
PT. Indonesia Emas Group (IEG) adalah perusahaan holding yang bergerak dalam bidang pendidikan dan industri kreatif, IEG memiliki beragam bisnis yang saling mendukung meliputi penerbitan dan percetakan, pengadaan alat tulis kantor (ATK), distribusi buku fisik dan digital, serta pengadaan alat peraga pendidikan. Perusahaan ini juga bergerak dalam layanan konsultan pendidikan, serta menyediakan kursus dan pelatihan untuk mendukung pengembangan kompetensi dan keterampilan sumber daya manusia (SDM) di berbagai instansi.
Selengkapnya