9:00 - 16:00 WIB
Senin - Sabtu
Anggota Komisi V DPR RI Danang Wicaksana meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengoptimalkan operasi modifikasi cuaca sebagai langkah antisipasi menghadapi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. Menurutnya, upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini agar kebakaran tidak meluas dan semakin sulit dikendalikan.
Danang menilai operasi modifikasi cuaca dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan peluang hujan di wilayah-wilayah yang rawan mengalami karhutla, khususnya kawasan hutan dan lahan gambut. Ia menekankan bahwa pelaksanaan operasi tersebut harus didasarkan pada analisis meteorologi serta pemetaan daerah yang membutuhkan intervensi.
Selain itu, ia mendorong adanya koordinasi yang lebih erat antara BMKG, pemerintah daerah, dan instansi terkait agar informasi mengenai potensi cuaca ekstrem maupun titik rawan kebakaran dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah mitigasi di lapangan. Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi faktor penting dalam menekan risiko bencana selama musim kemarau.
DPR juga mengingatkan pentingnya memperkuat sistem pemantauan titik panas dan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi potensi kebakaran. Langkah pencegahan dinilai harus menjadi prioritas dibandingkan penanganan setelah kebakaran meluas.
Permintaan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya kasus karhutla di sejumlah daerah. Salah satunya terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, dengan luas area terdampak yang telah mencapai ratusan hektare. Sejumlah titik kebakaran lainnya masih dalam proses pemadaman, sementara kebakaran lahan gambut juga dilaporkan terjadi di wilayah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Melalui penguatan langkah mitigasi, deteksi dini, serta respons yang lebih cepat, pemerintah diharapkan mampu meminimalkan dampak kebakaran hutan dan lahan selama periode kemarau serta mengurangi risiko terhadap lingkungan maupun masyarakat.
Sumber: Kompas.com
PT. Indonesia Emas Group (IEG) adalah perusahaan holding yang bergerak dalam bidang pendidikan dan industri kreatif, IEG memiliki beragam bisnis yang saling mendukung meliputi penerbitan dan percetakan, pengadaan alat tulis kantor (ATK), distribusi buku fisik dan digital, serta pengadaan alat peraga pendidikan. Perusahaan ini juga bergerak dalam layanan konsultan pendidikan, serta menyediakan kursus dan pelatihan untuk mendukung pengembangan kompetensi dan keterampilan sumber daya manusia (SDM) di berbagai instansi.
Selengkapnya