Presiden Prabowo Subianto mewacanakan pembelajaran bahasa asing dimulai sejak peserta didik memasuki kelas 1 sekolah dasar (SD). Gagasan tersebut disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI serta DPD RI Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini.

Dalam pidatonya, Prabowo menilai penguasaan bahasa asing menjadi kompetensi penting yang perlu dimiliki generasi muda untuk menghadapi persaingan global. Pemerintah berencana mengenalkan berbagai bahasa asing, seperti bahasa Inggris, Mandarin, Arab, hingga Rusia, melalui pembelajaran sejak jenjang pendidikan dasar.

Menurut Presiden, anak-anak memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam menyerap kosakata dan mempelajari bahasa baru apabila dikenalkan sejak usia dini. Karena itu, pembelajaran bahasa asing sejak kelas 1 SD dinilai dapat menjadi bekal penting bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan komunikasi di masa depan.

Selain memperkuat kompetensi bahasa, pemerintah juga berencana melibatkan tenaga pendidik terbaik dalam proses pembelajaran agar kualitas pendidikan terus meningkat. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan akses pendidikan yang lebih baik sekaligus memperkuat daya saing generasi muda Indonesia.

Prabowo menegaskan bahwa peningkatan kemampuan bahasa asing merupakan bagian dari strategi menyiapkan lulusan yang memiliki keterampilan lebih saat memasuki dunia kerja. Dengan bekal tersebut, generasi muda Indonesia diharapkan memiliki peluang yang lebih luas untuk bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sumber: Kompas.com

Post a comment

Your email address will not be published.

Related Posts